Kunci Keberhasilan Pemeliharaan Ayam Broiler (Bagian
1)
Baca Juga :
Dewasa ini mutu genetik ayam broiler sudah
berkembang sangat pesat. Buktinya, jika kita amati sekitar 10 tahun yang lalu
mungkin untuk mencapai bobot rata-rata 2 kg, broiler membutuhkan waktu
pemeliharaan 35-36 hari. Namun, dengan pemuliaan genetik yang terus berjalan
kini bobot rata-rata 2 kg bisa cicapai pada umur 32-33 hari. Berarti seiring perkembangan
IPTEK pemeliharaan broiler akan semakin efisien. Namun, dibalik itu semua
tentunya ada kelemahan-kelemahan yang menyertainnya, antara lain ayam mudah
mengalami stress. Untuk itu, ayam broiler modern membutuhkan manajemen
pemeliharaan yang tidak lagi dengan istilah bagus tetapi harus prima. Salah
satunya adalah pemeliharaan pada periode Brooding.
Pada ayam broiler (pedaging), masa brooding ialah
periode pemeliharaan dari DOC (chick in) hingga umur 14 hari (atau
hingga pemanas tidak digunakan). Baik tidaknya performance ayam
di masa selanjutnya seringkali ditentukan dari bagaimana pemeliharaan di masa brooding.
Jadi salah satu kunci keberhasilan Pemeliharaan Broiler adalah pada
keberhasilan periode brooding karena kesalahan manajemen pada periode ini
seringkali tidak bisa dipulihkan (irreversible) dan berdampak negatif
terhadap performance ayam di periode pemeliharaan berikutnya.
Mengapa periode brooding penting? karena
pada masa ini terjadi perkembangan pesat berbagai organ tubuh ayam (yang tidak
dijumpai pada umur lebih tua). Oleh karena itu, diharapkan peternak perlu
benar-benar memberikan perhatiannya terhadap masa ini. Ada beberapa hal yang
mengalami perkembangan pesat pada umur ini terutama antara lain sistem
kekebalan dan pencernaan.
Bagaimana cara mengoptimalkan pertumbuhan
di periode brooding? Caranya adalah dengan memberikan kondisi brooding dan
memberikan pakan sesuai dengan kebutuhannya. Untuk mencapai kondisi tersebut
dapat dilakukan dengan cara?
1)
Memberikan pakan dan minum segera setelah DOC chick in (DOC masuk ke dalam ruangan
brooding)
Pemberian pakan segera chick in dimaksudkan agar organ pencernaan ayam dapat berkembang
dengan maksimal misalnya lambung, tembolok, usus, hati,
pankreas dan sebagainya baik dalam ukuran maupun panjangnya. Untuk vili usus,
perkembangan yang baik ditunjukkan dengan ukuran vili yang panjang, besar,
jumlah banyak dan seragam. Vili yang seperti itu akan membantu efisiensi
ransum.
Organ pencernaan anak ayam umur 2 hari.
Saluran pencernaan berkembang paling baik pada ayam yang langsung diberikan
ransum saat chick in (atas). Yang tengah ialah yang diberikan
8 jam setelah chick in sedangkan yang paling bawah ialah yang
belum diberikan ransum sama sekali
Bersambung....................
Baca Juga :
Kuci Keberhasilan Pemeliharaan Broiler
4/
5
Oleh
Unknown


.%2BYang%2Btengah%2Bialah%2Byang%2Bdiberikan%2B8%2Bjam%2Bsetelah%2Bchick%2Bin%2Bsedangkan%2Byang%2Bpaling%2Bbawah%2Bia.jpg)